Bandung – Sejumlah orangtua calon siswa mendatangi SMAN 5 Bandung untuk mencari informasi terkait pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Manusia Unggul (Maung), Selasa (26/5/2026). Kedatangan mereka dipicu kendala pada sistem pendaftaran online yang masih bermasalah hingga hari kedua pelaksanaan.
Ruang layanan informasi sekolah dipenuhi orangtua sejak pagi. Mereka membawa berbagai dokumen persyaratan sambil menanyakan jalur masuk, syarat administrasi, hingga kendala saat mengakses aplikasi pendaftaran.
Wakil Kepala Bidang Humas SMAN 5 Bandung, Dadan Hamdani, menjelaskan bahwa kendala utama masih terjadi pada aplikasi pendaftaran yang belum stabil. Akibatnya, banyak calon siswa belum dapat menyelesaikan proses pendaftaran secara online.
“Kadang pilihan sekolah muncul, kadang tidak. Jadi untuk hari pertama dan kedua masih belum ada yang submit,” ujar Dadan.
Hingga pukul 10.00 WIB, sekitar 80 orangtua tercatat mendatangi layanan informasi sekolah. Mayoritas menanyakan jalur masuk yang sesuai bagi anak mereka, termasuk syarat sertifikat untuk jalur prestasi.
Dadan menambahkan, untuk jalur internasional diperlukan proses kurasi sertifikat, sementara jalur kepemimpinan hanya mengakui Ketua OSIS dan Ketua Pramuka.
Meski hingga hari kedua belum ada pendaftar yang masuk ke sistem SMAN 5 Bandung, minat dari luar daerah mulai terlihat. Beberapa orangtua dari Purwakarta diketahui telah datang untuk mencari informasi.
Untuk tahun ajaran 2026/2027, SMAN 5 Bandung menyediakan 320 kursi untuk seluruh jalur penerimaan siswa Sekolah Maung.
Sumber: Kompas.com
