Sebaran abu dilaporkan mencapai sejumlah wilayah, termasuk Banten, Lampung, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Abu vulkanik berpotensi mengganggu jarak pandang serta keselamatan operasional pesawat.
Gangguan tersebut juga berdampak pada ribuan penerbangan dan penumpang. Otoritas penerbangan terus memantau kondisi ruang udara dan melakukan penyesuaian operasional berdasarkan perkembangan sebaran abu.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, Badan Geologi, BNPB dan pemerintah daerah.
Warga juga diminta tidak mendekati kawasan yang masuk zona bahaya dan selalu mengikuti rekomendasi petugas.
