-->

Notification

×

Iklan

SELAMAT DATANG DI MEDIA "METRO CHANNEL " Inspirasi Rakyat Membangun -Setiap wartawan METRO CHANNEL di lengkapi dengan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan nama nya tercantum dalam BOX redaksi,Kami menerima Pengaduan dan Informasi yang dari Anda hubungi nomor 0822 6111 4506 Terima kasih-

Iklan

Pemeliharaan Jalan Tuparev Rp597 Juta Dipertanyakan, Pekerjaan Disebut Hanya Bongkar-Pasang Pavingblok

Thursday, September 17, 2026 | September 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-18T04:26:31Z


Karawang — Pemeliharaan berkala Jalan Tuparev, Kabupaten Karawang, yang dianggarkan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan nilai kontrak Rp597.132.900, menuai pertanyaan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, pekerjaan tersebut disebut hanya meliputi bongkar-pasang pavingblok, penggantian pavingblok yang pecah, penggunaan abu batu, dan tenaga kerja.

Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Andika Mandiri Jaya setelah melalui proses tender.


Sorotan tertuju pada perbandingan nilai anggaran dengan pekerjaan yang terlihat di lapangan. Hal itu memunculkan pertanyaan mengenai dasar perencanaan, spesifikasi teknis, efektivitas anggaran, serta hasil pemeliharaan dalam meningkatkan kualitas dan kenyamanan jalan.


Sebelumnya, permukaan Jalan Tuparev menggunakan pavingblok yang disebut berasal dari program CSR Pertamina. Pavingblok tersebut dinilai kurang nyaman bagi pengguna kendaraan. Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas PUPR kemudian mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan ruas jalan itu.


Berdasarkan keterangan yang diperoleh, pekerjaan dilakukan dengan membongkar pavingblok, merapikan atau menambahkan abu batu, mengganti pavingblok yang rusak, lalu memasangnya kembali.


Dipertanyakan dari Sisi Teknis


Pelaksanaan pekerjaan tersebut disoroti mantan konsultan berinisial SN. Kepada Metrochannel.my.id, Kamis (17/9), SN menyampaikan sejumlah hal yang menurutnya perlu dijelaskan pihak terkait.


Menurut SN, peruntukan pavingblok di ruas tersebut perlu diperjelas. Ia mempertanyakan kesesuaiannya dengan karakteristik dan fungsi Jalan Tuparev yang digunakan sebagai akses kendaraan umum.


SN juga menyoroti kondisi dasar jalan yang menurutnya telah memiliki struktur keras. Karena itu, pemasangan pavingblok perlu dikaji secara teknis, termasuk dari sisi daya dukung, drainase, dan resapan air.


 “Pavingblok itu peruntukannya perlu dipertanyakan. Umumnya digunakan untuk trotoar, area parkir, jalan lingkungan atau perumahan dengan kondisi dasar yang mendukung,” ujar SN.


Menurutnya, persoalan utama bukan hanya pemasangan kembali pavingblok, tetapi apakah metode tersebut mampu meningkatkan kualitas dan ketahanan permukaan jalan.


Dengan nilai kontrak hampir Rp600 juta, SN mempertanyakan kesesuaian hasil pekerjaan dengan anggaran yang dikeluarkan.


“Dengan anggaran sebesar itu untuk pemeliharaan, apakah hasil pekerjaan tersebut bisa menjamin kualitas jalan menjadi lebih baik dan bertahan lama? Jangan sampai setelah beberapa waktu kondisinya kembali seperti semula,” tegasnya.


Ia juga mempertanyakan dasar teknis Dinas PUPR dalam menentukan metode pemeliharaan tersebut.


“Yang menjadi pertanyaan, apa dasar pertimbangan pihak dinas melakukan pemeliharaan dengan metode seperti itu dan dengan nominal anggaran yang cukup besar?” lanjutnya.


Sementara itu, Dani, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Karawang, menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut merupakan kegiatan pemeliharaan. Keterangan itu disampaikan kepada Metrochannel.my.id melalui pesan WhatsApp pada Kamis (17/9).


“Untuk kegiatan sekarang merupakan pemeliharaan saja, yang tujuannya untuk mengembalikan permukaan jalan paving seperti semula saja, supaya nyaman kembali,” ujar Dani.

Hingga berita ini diturunkan,


 Metrochannel.my.id masih membuka ruang bagi Dinas PUPR Karawang, CV Andika Mandiri Jaya, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi.

(Tata T)

×
Berita Terbaru Update